MRI Jepara dalam dekap malam seribu bulan
Kuceritakan kisah pada hari yang telah lalu (15 Mei 2020)
Lihatlah mereka, para pemuda yang jiwa mudanya bergejolak dan membara di jalan kebaikan. Aku kagum dan menghaturkan salam takzim teruntuk ayah, ibu, dan guru mereka. Karena beliau-beliau telah berhasil mendidik para pemuda hingga menjadi seperti mereka sekarang ini.
Pertama untuk para ibu yang telah melahirkan mereka ke dunia ini. Terima kasih banyak telah merawat dan membesarkan kami dengan penuh kasih sayang dan kesabaran. Dari para ibu kami belajar tentang kasih sayang yang tulus tanpa pamrih dan bagaimana cara bersabar menjalani lika-liku kehidupan.
Kedua kami haturkan salam takzim untuk para ayah yang telah mendidik mereka dengan penuh kebijaksanaan. Dari para ayah kami belajar tentang kerja keras, kerja sama, dan kebijaksanaan. Para ayah menjadi salah satu tauladan dalam hidup kami. Beliau adalah sosok yang dalam diamnya selalu mengawasi dan menjaga kami agar kami tak salah arah dan hilang tujuan.
Ketiga teruntuk para guru yang telah mendidik dan menanam benih kebaikan. Ku haturkan salam takzim yang mendalam. Insyaallah benih kebaikan yang bapak ibu guru tanam perlahan mulai tumbuh membesar dan buahnya telah banyak memberikan manfaat untuk umat. Arah langkah yang kami tuju adalah pelajaran. Di setiap jejak langkah itu ada peran kalian yang tak kasat mata.
Terakhir ku sampaikan banyak terima kasih kepada keluarga di rumah yang telah merestui langkah kami. Maafkan kami jika banyak waktu yang kami habiskan di luar rumah. Maafkan kami yang tak membersamai kalian saat berbuka. Terima kasih atas keikhlasannya melepas kepergian kami. Terima kasih atas do'a-do'a tanpa suara yang selalu kalian langitkan untuk kami.
Selasa, 14 Juli 2020
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Penyesalan dan Bisikan Cinta-Nya
Penyesalan dan Bisikan Cinta-Nya Oleh Nurul Hidayah Sebuah lorong sunyi terbentang di kedalaman malam. Gulita perlahan menelan seluruh ben...
-
Suatu hari nanti kita akan menjadi seorang ibu. Di mana ibu adalah madrasah pertama bagi putra putrinya. Tahukah kita? Terlahir sebagai kaum...
-
Lantai 3 menyapa Sudah berapa anak tangga kehidupan yang telah kita daki? Masihkah kita bersemangat dalam mengayunkan langkah? Saat masa mu...
-
Lantai 3 menyapa Sudah berapa anak tangga kehidupan yang telah kita daki? Masihkah kita bersemangat dalam mengayunkan langkah? Saat masa ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar