Minggu, 16 Agustus 2020

Catatan Nuhid #22

Putar arah. Sebuah keputusan besar yang hanya dimiliki oleh seorang pemenang. Tak jarang kita enggan berjalan menuju arah yang tak sama. Seringnya kita bertahan meski tertatih dan berbalut luka. Putar arah adalah bukti keimanan. Setelah yakin bahwa takdir-Nya tak selamanya nyaman. Kemudian rela dan ridho untuk melepaskan, untuk mengikhlaskan jejak-jejak perjuangan. Jika putar arah telah menjadi pilihan maka kembali berjuang menjadi suatu keniscayaan.

Catatan Nuhid #21

Hidup adalah tentang perjumpaan dan perpisahan. Di setiap jumpa selalu ada dua hal yang mengiringi, belajar dan atau mengajar. Bukan sebanyak apa kita mendapatkan tapi berapa besar usaha kita dalam berjuang dan berapa banyak langkah kita dalam berperan. Setiap jumpa akan berakhir dengan perpisahan. Dengannya rindu perlahan bermunculan dan do'a-do'a akan disatukan untuk nantinya kita berjumpa kembali dalam keabadian.

Penyesalan dan Bisikan Cinta-Nya

  Penyesalan dan Bisikan Cinta-Nya Oleh Nurul Hidayah Sebuah lorong sunyi terbentang di kedalaman malam. Gulita perlahan menelan seluruh ben...