Putar arah. Sebuah keputusan besar yang hanya dimiliki oleh seorang pemenang. Tak jarang kita enggan berjalan menuju arah yang tak sama. Seringnya kita bertahan meski tertatih dan berbalut luka. Putar arah adalah bukti keimanan. Setelah yakin bahwa takdir-Nya tak selamanya nyaman. Kemudian rela dan ridho untuk melepaskan, untuk mengikhlaskan jejak-jejak perjuangan. Jika putar arah telah menjadi pilihan maka kembali berjuang menjadi suatu keniscayaan.
Minggu, 16 Agustus 2020
Catatan Nuhid #21
Hidup adalah tentang perjumpaan dan perpisahan. Di setiap jumpa selalu ada dua hal yang mengiringi, belajar dan atau mengajar. Bukan sebanyak apa kita mendapatkan tapi berapa besar usaha kita dalam berjuang dan berapa banyak langkah kita dalam berperan. Setiap jumpa akan berakhir dengan perpisahan. Dengannya rindu perlahan bermunculan dan do'a-do'a akan disatukan untuk nantinya kita berjumpa kembali dalam keabadian.
Langganan:
Postingan (Atom)
Penyesalan dan Bisikan Cinta-Nya
Penyesalan dan Bisikan Cinta-Nya Oleh Nurul Hidayah Sebuah lorong sunyi terbentang di kedalaman malam. Gulita perlahan menelan seluruh ben...
-
Suatu hari nanti kita akan menjadi seorang ibu. Di mana ibu adalah madrasah pertama bagi putra putrinya. Tahukah kita? Terlahir sebagai kaum...
-
Lantai 3 menyapa Sudah berapa anak tangga kehidupan yang telah kita daki? Masihkah kita bersemangat dalam mengayunkan langkah? Saat masa mu...
-
Lantai 3 menyapa Sudah berapa anak tangga kehidupan yang telah kita daki? Masihkah kita bersemangat dalam mengayunkan langkah? Saat masa ...