Selasa, 14 Juli 2020

Catatan Nuhid #12

Fitrah Manusia yang Menginginkan Keabadian
Catatan Poin Kedua dari Cahaya Ketiga
. "Semua manusia menginginkan keabadian. Sampai berangan-angan agar semua yang dicintai bersifat abadi." .
... كُلُّ شَيْءٍ هَالِكٌ إِلَّا وَجْهَهُ ... (القصص : ٨٨)
Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah (QS. al-Qashash: 88). Fitrah manusia yang menginginkan keabadian sedangkan segala sesuatu akan hancur, karenanya manusia akan mengalami kesedihan yang mendalam.
Setiap yang datang akan pergi, yang lewat akan berlalu, yang ada akan tiada, dan pertemuan pun akan berujung perpisahan.
Allah Yang Maha Kekal mengabulkan do'a manusia yang umum dan menyeluruh untuk bisa kekal dan kecintaan yang mendalam terhadap keabadian. Pengabulan do'a tersebut tampak dengan adanya alam keabadian dan surga yang kekal. Lantas bagaimana caranya agar kita bisa mencapai keabadian tersebut? Di sini dijelaskan bahwa hal utama yang harus dilakukan manusia adalah menguatkan ikatan dan hubungan dengan Dzat Yang Maha Kekal dan Agung, serta berpegang dengan nama-namaNya Yang Mulia.
Sebab apa yang dikorbankan di jalan Dzat Yang Maha Kekal, juga akan menerima sejenis sifat kekal.
Ketika kita diberi kelapangan waktu dan harta, maka gunakan waktu dan belanjakan harta di jalan Allah dan untuk mengharap ridho-Nya. Sehingga waktu dan harta tersebut menjadi kekal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Penyesalan dan Bisikan Cinta-Nya

  Penyesalan dan Bisikan Cinta-Nya Oleh Nurul Hidayah Sebuah lorong sunyi terbentang di kedalaman malam. Gulita perlahan menelan seluruh ben...