Setiap orang punya skenario hidup yang tak sama, namun apapun peran yang sedang ia perankan menuntut adanya totalitas, ya! sebuah TOTALITAS. Ada sebuah kalimat indah dari seorang guru, kalimat itu selalu menemaniku dalam menapaki setiap liku kehidupan. Sebuah kalimat yang sederhana, namun kaya makna dan sangat menginspirasi. Suatu hari, di sela-sela kegiatan belajar mengajar di sebuah Madrasah Aliyah "satu atap" sang guru meramu kata yang dibumbui diksi sedap, sehingga tercipta sebuah kalimat yang sangat lezat. "MAKSIMALKAN IKHTIYAR, OPTIMALKAN SABAR"
Sebelumnya, sang guru juga sudah pernah menyampaikan sebuah kata bijak "TIDAK ADA ALASAN UNTUK TIDAK BERSYUKUR".
Lengkap sudah bekal yang akan kita bawa untuk menyusuri samudera yang penuh ombak menuju tepian pulau impian yang menjadi dambaan tiap insan.
Ini menjadi bahan dasar yang akan ku olah menjadi masakan yang lezat, sehingga nantinya dapat dinikmati banyak orang.
Ceritaku berawal dari sini....
Pelangi di Ujung Senja
Jumat, 09 Januari 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Penyesalan dan Bisikan Cinta-Nya
Penyesalan dan Bisikan Cinta-Nya Oleh Nurul Hidayah Sebuah lorong sunyi terbentang di kedalaman malam. Gulita perlahan menelan seluruh ben...
-
Suatu hari nanti kita akan menjadi seorang ibu. Di mana ibu adalah madrasah pertama bagi putra putrinya. Tahukah kita? Terlahir sebagai kaum...
-
Lantai 3 menyapa Sudah berapa anak tangga kehidupan yang telah kita daki? Masihkah kita bersemangat dalam mengayunkan langkah? Saat masa mu...
-
Lantai 3 menyapa Sudah berapa anak tangga kehidupan yang telah kita daki? Masihkah kita bersemangat dalam mengayunkan langkah? Saat masa ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar