Sabtu, 10 Januari 2015

puisi JERATAN JARING MODERNITAS

JERATAN JARING MODERNITAS


Dalam bilik-bilik keegoisan
Tawa kebahagiaan terus terpancar
Ruang-ruang abstrak terbentang luas
Sekat-sekat pembatas telah musnah
Insan-insan tak lagi bersua
Silaturrahim, bertandang, saling mengunjungi
Kini menjadi barang kuno
Tak pernah terjamah dan hampir musnah
Status-status tanpa makna
Kian menjamur di ruang hampa
Gambar-ganbar penuh kepalsuan
Kian mengalir deras
Bermuara di notivication tiap insan
Tak terasa hari menjelang petang
Waktu terus berjalan
Hari berganti hari
Tiada guna tanpa makna
Waktu habis terbuang
Hanya untuk bersua
Dengan wajah tanpa arah
Di ruang dunia maya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Penyesalan dan Bisikan Cinta-Nya

  Penyesalan dan Bisikan Cinta-Nya Oleh Nurul Hidayah Sebuah lorong sunyi terbentang di kedalaman malam. Gulita perlahan menelan seluruh ben...