Sabtu, 02 Juni 2018

Sajak Kusam

Sajakmu telah lama berkelana dalam rimbunnya rimba aksara. 
Rasamu tak lagi mengemuka dalam setiap kata. 
Kau biarkan sepi dan sunyi membalut luka. 
Tangisan rindumu bertabirkan senyum ketegaran.
Sejenak menepilah!!! 
Suarakan segala rasa dalam dada. 
Jangan kau timbun sendiri duka lara. 
Ada DIA yang selalu ada. 🌹

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Penyesalan dan Bisikan Cinta-Nya

  Penyesalan dan Bisikan Cinta-Nya Oleh Nurul Hidayah Sebuah lorong sunyi terbentang di kedalaman malam. Gulita perlahan menelan seluruh ben...