Selasa, 23 Agustus 2016

Pesan Teruntuk Pelangi Senja

Tinggal menghitung jam, bulan Syawal akan segera berlalu.. Sedikit senyuman mulai mengembang, rasa syukur terpanjatkan, Kita tlah lalui "bulan peningkatan" ini dengan pencapaian2 yg positif, Namun, senyum itu belum dimiliki Pelangi Senja.. sang pelangi masih bermukim di sudut jalan, masih mencari jawab.. mulai memungut serpihan jawab.. Usia Pelangi Senja beranjak dewasa.. Bulan depan, ya.. bulan depan adalah bulan peringatannya.. #1_Dzulqodah Akankah pertambahan usia ini akan membuat warna menjadi semakin terang? Ataukah warna pelangi akan terus memudar seiring terbenamnya mentari? Pesanku teruntuk Pelangi Senja: Meski kehadiranmu adalah penantian panjang.. Ingatlah bahwa warnamu akan memudar bersama sang surya yang mulai terpejam.. Di senja hari kau hadir dengan senyuman.. Seluruh makhluk memandangimu, memuja indahnya warnamu.. Tapi kau, ya.. kau Pelangi Senja.. Kehadiranmu di senja hari memberi harapan.. Pagi dan siang seolah tak terpandang.. Karena makhluk sibuk dengan penantian panjang.. Apa kau rela biarkan alam menangis untuk yg kesekian kali??? Apa kau rela, mentari pun ikut nenantimu di ufuk barat??? Karena tangisan alam dan kesucian cinta mentari Ya,, karena mereka kau dapat terlahir di bumi.. Alam rela menangis, dalam setiap sujudnya ia panjatkan do'a kiranya Tuhan berkenan hadirkan pelangi untuknya.. Cinta mentari menjadi sumber kekuatan, Sinarnya yg agak redup di kala senja selalu memberi keteduhan.. Alam hanya mampu menangis, berdo'a dalam setiap sujud malamnya.. Dalam harapnya, alam hanya inginkan hadirnya Pelangi.. Tiap butir air matanya adalah do'a.. Tangisan alam tiada pamrih.. Namun, dalam lubuk hatinya.. alam inginkan pelangi bersinar,, Warnanya terbentang menghiasi bumi.. Mentari hadir tanggalkan teriknya.. Mentari hanya sisakan redup sinarnya yang teduh.. Kesucian cinta mentari adalah sumber kekuatan pelangi.. Meski di senja hari hadirnya tak kan lama, Pelangi berusaha berikan warna terindahnya.. Hingga tersimpan sebuah sejarah.. Senja hari menjadi saksi betapa dalamnya rasa ini.. Tiga makhluk Tuhan yang saling memberi.. Makhluk yang saling berkorban.. Yang menanggalkan ego.. Yang berkomitmen dalam ikatan cinta.. Akankah sejarah ini terus bersemi bersama mimpi? Ataukah ia kan memudar mengiringi mentari.. Mentari yang tak lama lagi kan pergi.. Berpulang ke tempat pembaringannya di ufuk barat.. Menghadap Tuhan untuk selamanya.. #Barakallah_fii_umrik Nuhid Nurul Hidayah(Pelangi Senja) #Syukran_katsiir mentari senja yg dalam redup sinarnya selalu beri keteduhan, #Bapak the best friend whose I have.. bagiku kau adalah teman terbaikku bapak,, setiap gerakmu adalah pedoman langkahku, setiap ucapmu adalah janji suciku #Syuran_katsiir #Ibuk tangismu adalah cerminku, keikhlasan do'amu adalah senjataku dalam berperang Maafkan anakmu ini, Kami sering lalai akan cintamu.. Cinta suci tanpa pamrih.. Ya,, cinta kalian melebihi segalanya.. Terkadang kami lalai akan rasa ini, rasa cinta ini.. Kalian adalah orang yg paling pantas mendapat curahan cinta dan bakti dari kami.. Maafkan kami, anakmu yang hatinya sering dibutakan oleh pesona dunia.. Tanpa sadar kami mendua.. Tanpa sadar cinta kami kpd kalian mulai menyusut.. Rasa cinta ini sering kali berkelana dari hati ke hati.. Beribu argumen mencoba menguatkannya.. Katanya masa muda adalah masa paling indah.. Katanya jangan sia-siakan masa mudamu.. Katanya carilah pengalaman sebanyak yang kamu kehendaki.. Dia bilang carilah pengalaman dalam bercinta.. Katanya agar hidupmu menjadi indah.. Tapi mengapa???? Mengapa dia tidak berkata.. Berkata bahwa, jodoh pasti bertemu.. Berkata bahwa cinta ayah ibu adalah segalanya, cinta suci tanpa pamrih.. Berkata bahwa kita harus hati-hati dengan hati.. Berkata jangan sering bermain hati jika tak ingin tersakiti.. Berkata bahwa ayah ibu tak ingin diduakan sebelum masanya.. Berkata bahwa cinta mereka tak akan pernah dapat terbayar.. Karena sangat besarnya rasa cinta itu... #siapakah_dia? siapa yang berkata demikian? benarkah dia adalah hati, hati yg masih suci, ataukah dia adalah nafsu? nafsu yg memuja keindahan semata.. nafsu yg mengejar kepuasan belaka...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Penyesalan dan Bisikan Cinta-Nya

  Penyesalan dan Bisikan Cinta-Nya Oleh Nurul Hidayah Sebuah lorong sunyi terbentang di kedalaman malam. Gulita perlahan menelan seluruh ben...